Teatrikal PUNAKAWAN

Teatrikal Punakawan mensosialisasikan tata tertib sekolah

T A R H I B Ramadhan 1433 H

Aksi kegembiraan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1433 H

Bisnisday Ramadhan 1433 H

Jualan ta'jil. Hasil penjualan diberikan semua untuk membantu warga muslim Rohingya.

Teng Dung

Aksi membangunkan warga sekitar sekolah untuk segera bersiap makan sahur

Aksi Hari Anak Sedunia

Pembelajaran outdoor kelas V pelajaran PKn. Menyeru hentikan kekerasan terhadap anak

Kamis, 15 Desember 2011

Kisah kami di detik-detik terakhir 2011



"Ayo rebutan.....”, teriak pak Yasin menyemangati anak-anak bermain air di Kolam Renang Manunggal Jati Pedurungan Semarang. Botol kosong yang diisi air itu dilempar acak ke tengah kolam dan siswa berebutan berlomba menangkapnya. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan classmeeting semester I. Selain berenang sejak senin lalu diadakan kompetisi futsal untuk putra dan gobak sodor untuk putri.


Sementara siswa bersenang ria mengikuti classmeeting, para guru terutama wali kelas berkutat dengan rekapitulasi nilai. Nilai tersebut akan ditorehkan di buku laporan perkembangan belajar siswa dan akan dibagikan kepada orangtua besok Jumat, 16 Desember 2011.


Hari ini beberapa guru sedang menyiapkan hadiah untuk semua siswa berupa buku tulis. Sedangkan LSU menyiapkan reward untuk orangtua teraktif mengikuti kegiatan sekolah orang tua (parenting school).
Mulai senin, 17 desember 2011 hingga 02 januari 2012 siswa dipersilahkan belajar di rumah. Sekolah menfasilitasi lembar kerja untuk guide belajar di rumah dengan tema ‘Menanam tumbuhan produktif’. Setiap anak mendapat tugas untuk menanam tumbuhan produktif dan menuliskan report perkembangan setiap harinya. Selain itu untuk kontrol amalan ibadah, orangtua diminta untuk mengisi lembar muthabaah amal harian yang terdapat di buku komunikasi. Sekolah berharap dengan fasilitas ini bisa menjaga pembiasaan yang selama ini dilaksanakan di sekolah.


Tanggal 31 desember 2011 sekolah telah menyiapkan kuliah perdana sekolah orang tua dengan menghadirkan dosen kaliber nasional, bapak Munif Chatib. Dengan mengusung tema semua anak adalah JUARA, kegiatan ini bermaksud untuk meyakinkan kembali orangtua bahwa setiap anak kita memiliki potensi menjadi sang juara.

Semoga semua kegiatan yang sedang maupun akan dilaksanakan dimudahkan dan dilancarkan Allah...Amin.

Senin, 12 Desember 2011

SD JUARA going to be green school





Hari jum’at tanggal 2 Desember 2011 SD Juara Semarang kedatangan tamu sekitar 15 mahasiswa dari Universitas Diponegoro, mereka mengajak siswa SD Juara untuk membuat biopori dan menanam tanaman.


Kegiatan ini kait bersambung dengan fieldtrip SD Juara Semarang ke Bank Sampah beberapa hari sebelumnya. Jika field trip ingin menyadarkan kepada siswa pentingnya mengolah sampah, maka kedatangan Kelompok Studi Lingkungan (KSL) Teknik Lingkungan UNDIP melengkapi dengan mengajarkan skill untuk menjaga keseimbangan lingkungan yang kian hari semakin rusak. Untuk itulah diperlukan adanya gerakan pelestarian alam sekitar yang dilakukan secara bersama-sama oleh semua pihak serta berkesinambungan.


Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mencegah mengalirnya air hujan ke selokan yang kemudian terbuang percuma ke laut lepas adalah dengan pembuatan Lubang Resapan Biopori atau LRB.
Lubang Resapan Biopori (LRB) adalah lubang yang dengan diameter 10 sampai 30 cm dengan panjang 30 sampai 100 cm yang ditutupi sampah organik yang berfungsi untuk menjebak air yang mengalir di sekitarnya, sehingga dapat menjadi sumber cadangan air bagi air bawah tanah, tumbuhan di sekitarnya serta dapat juga membantu pelapukan sampah organik menjadi kompos yang bisa dipakai untuk pupuk tumbuh-tumbuhan.


Semoga segera terwujud green school di Sekolah JUARA
Kontributor: Nuryasin M. Ngalim (PKS Kesiswaan)

Jumat, 02 Desember 2011

Field Trip SD Juara Semarang ke Yogyakarta


Ditulis oleh Yulifia Kurnia Putri (LSU SD Juara Semarang )


Menjadi pengalaman pertama untuk SD Juara Semarang mengadakan perjalanan jauh hingga ke luar kota, bahkan luar provinsi. Hari Selasa, 29 November 2011 seluruh siswa melakukan field trip yang telah menjadi program SD juara. Program ini diagendakan satu semester sekali. Dan pada semester ini Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi tujuannya. 


Pagi-pagi sekali seluruh siswa sudah berkumpul di lingkungan SD Juara Semarang. Dua bus besar pun sudah menunggu para siswa. Tepat pada pukul 06.00 dimulai pemberangkatannya, dimulai dengan do’a bersama sebelum perjalanan. Berbagai peristiwa mewarnai 4 jam perjalanan dari semarang menuju Yogyakarta, mulai dari yang mabuk perjalanan, yang jalan-jalan dalam bus hingga menyanyi dengan bergaya bak pengamen dalam bus.


Tujuan pertama perjalanan ini adalah bank sampah di daerah Bantul DIY, ada 3 pos yang dikunjungi. Pertama, kantor bank sampah, di sini siswa-siswa diajak untuk menyetorkan sampah plastic yang sudah dibawa dari semarang, ada yang membawa botol air mineral, plastic bungkus makanan ringan dan sampah plastic lainnya. Seperti layaknya di bank, anak-anak mendapatkan kuitansi penerimaan barang. 



Pos kedua, masih di bank sampah pengolahan limbah Styrofoam yang begitu banyak ada di sekitar kita seiring dengan majunya produksi barang-barang elektronika. Styrofoam merupakan limbah yang berbahaya dan tidak mudah terurai di alam, ketika dibakar pun menimbulkan masalah lain yaitu asap yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Di sini Styrofoam dihancurkan sampai sehalus mungkin, kemudian dicampur dengan semen dan air. Campuran tadi dapat dibentuk sesuai dengan keinginan kita dengan menggunakan cetakan. Hasilnya, beberapa benda pakai seperti asbak, pot bunga, patung, replica burung garuda dan lain-lain. Styrofoam di sini bersifat sebagai pengganti pasir agar benda yang dihasilkan memiliki bobot yang lebih ringan dibanding bila menggunakan pasir. 



Pos ketiga adalah pos pengolahan sampah plastik. Di sini sampah plastic diolah menjadi berbagai macam tas yang cantik dan fungsional. Pertama, sampah dipilah berdasarkan jenisnya, lalu dicucu kemudian dijahit menjadi bentuk-bentuk yang sesuai keinginan. Dalam pembuatannya, membutuhkan ketekunan dan ketelitian yang besar untuk menghasilkan tas cantik yang bernilai jual. Di sini, sampah plastic yang tidak bernilai, setelah diolah dapat dijual dengan harga yang cukup mahal. 



Tujuan kedua adalah Kebun Binatang Gembira Loka yang berlokasi di daerah Jl. Kusumanegara Yogyakarta. Diawali dengan makan siang bersama, dilanjutkan shalat dzuhur-ashar dengan jama’-qashar, siswa-siswa begitu menikmati melihat koleksi hewan di kebun binatang yang menurut mereka lebih lengkap dibanding kebun binatang Semarang. Mulai dari hewan-hewan berukuran besar seperti gajah, unta, kuda nil, buaya, orang utan,kuda, harimau, zebra. Hewan-hewan berukuran sedang seperti rusa. Hewan unggas, reptile, hingga berbagai macam ikan ada di sini. Para siswa begitu menikmati perjalanan di kebun binatang gembira loka, namun waktu menunjukkan pukul 17.00 sehingga para siswa harus bergegas kembali ke dalam bus setelah sebelumnya mampir ke kios-kios di depan parkiran kebun binatang, membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah. 


Perjalanan pulang sedikit lebih sepi daripada saat berangkat, karena para siswa sudah kelelahan dengan aktivitas seharian dan hampir semuanya tertidur pulas hingga sampai kembali di Semarang pada pukul 21.00. para orang tua sudah menunggu untuk menjemput di sekolah. Hari ini benar-benar menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh keluarga besar SD Juara Semarang.