Teatrikal PUNAKAWAN

Teatrikal Punakawan mensosialisasikan tata tertib sekolah

T A R H I B Ramadhan 1433 H

Aksi kegembiraan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1433 H

Bisnisday Ramadhan 1433 H

Jualan ta'jil. Hasil penjualan diberikan semua untuk membantu warga muslim Rohingya.

Teng Dung

Aksi membangunkan warga sekitar sekolah untuk segera bersiap makan sahur

Aksi Hari Anak Sedunia

Pembelajaran outdoor kelas V pelajaran PKn. Menyeru hentikan kekerasan terhadap anak

Senin, 30 April 2012

Siswa SD JUARA, juara dunia akherat


Sabtu dan Ahad kemarin 31 siswa SD Juara Semarang berkesempatan mengikuti berbagai lomba, diantaranya 12 siswa ikut lomba baca puisi piala wakil gubernur Jawa Tengah dan wakil walikota Semarang yang diselenggarakan Jaringan Jurnalis Budaya Semarang di Warung Makan Tic Toc Jl. Supriyadi. Dan 19 siswa turut andil dalam lomba Festival Anak Cinta Indonesia yang diselenggarakan oleh IIBF Kota Semarang di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Lomba yang diikuti diantaranya; Tahfidz, Mewarnai, Menggambar, dan Menyanyi.


Dari 31 siswa yang berkesempatan mengikuti lomba, 6 siswa berhasil meraih juara, yaitu;
  1. Anisa kelas II,  Juara Puisi Kategori the best Performance
  2. Intan Diah Safira kelas II,  Juara Puisi Kategori the best Artifisial
  3. Athena Ratu Srengenge kelas I,  Juara Puisi Kategori the best Kreatifitas
  4. Muhammad Jerry Pratama kelas II, Juara III Lomba Menggambar
  5. Zakiyatul Farah kelas IV,  juara II Menyanyi
  6. Fathimah kelas III,  juara III Menyanyi


Berpartisipasi dalam sebuah perlombaan bagi siswa sekolah juara adalah sebuah keniscayaan dan kesempatan unjuk potensi diri. Sekolah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada semua siswa sehingga semua siswa sangat bersemangat ikut lomba tidak ada dominasi beberapa siswa saja. Hal ini mewujudkan bahwa sekolah juara serius ingin membuktikan semboyan bahwa setiap anak adalah juara.


Berdasar pengakuan guru pendamping ada hal menarik yang muncul pada waktu pelaksanaan lomba. Sebelum bergabung dengan peserta lomba dari sekolah lain, beberapa siswa juara minta izin pada guru pendamping untuk melaksanakan sholat dhuha. “Bu saya mau sholat dhuha dulu, boleh ya?” begitu pinta beberapa siswa juara. Dengan penuh rasa haru guru pendamping mempersilahkan semua siswa untuk sholat dhuha terlebih dahulu. Subhanallah, semoga hal ini menunjukkan keberhasilan sekolah juara dalam menanamkan kebiasaan berbuat baik dalam berbagai hal termasuk ibadah sholat dhuha.

Dan semoga saja semua siswa sekolah juara benar-benar bisa menjadi juara dunia akherat. Aminnn.

Kamis, 12 April 2012

SD JUARA adakan Fieldtrip di Kencana Agro Wisata



Rabu, 11 April 2012 kemarin adalah hari yang spesial untuk keluarga besar SD Juara Semarang. Karena hari itu sekolah mengadakan fieldtrip ke Kencana Agro Wisata, Mapagan Ungaran. Acara ini diikuti oleh semua siswa dan semua guru dengan 1 bus besar dan 1 bus ¾.


Ada beberapa paket wisata yang ditawarkan oleh Kencana Agro Wisata. Kali ini yang kami pilih adalah paket tanam padi, panen sayuran, renang, dan outbond mini.



Siswa dibagi beberapa kelompok dan tiap kelompok dibuatkan alur permainannya. Seperti misal kelompok kelas 1-2 putra, pertama kali mereka masuk ke wahana outbond mini. Setelah itu panen mentimun dan kangkung, dilanjutkan kemudian menanam padi dan diakhiri dengan renang. Demikian halnya kelompok yang lain sampai semua siswa bisa merasakan semua paket yang diambil.



Dengan kegiatan ini kami berharap semua peserta menjadi semakin bersyukur kepada Allah yang telah menciptakan alam semesta yang begitu indah dan juga memahami bahwa nasi yang biasa kita makan sehari-hari sebagai makanan pokok yang berasal dari beras ternyata melalui proses panjang yang berat dan melelahkan.


Kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama dan sholat duhur di aula lokasi wisata. Keceriaan dan kebahagian jelas terpancar dari wajah-wajah semua siswa. Semoga kegiatan ini menjadi special moment yang akan kekal menempel di longterm memory mereka.

Senin, 09 April 2012

Sekolah Juara siap cetak Muslim Negarawan


Pekan lalu, disaat semua media massa Indonesia mengeksposs hiruk pikuk demonstrasi menolak kenaikan BBM ada momentum bersejarah yang luput dari sorotan kamera reporter. Moment tersebut adalah Pemilu SD Juara Semarang.


Pemilu ini merupakan serangkaian kegiatan proyek pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Kelas IV yang dimulai sejak Februari lalu dengan tahapan sebagai berikut;



1. Pemahaman tentang Pemilu, dilaksanakan dengan strategi puzzle pemilu. Pada tahap ini semua siswa kelas IV di fasilitasi untuk memahami proses pemilu dengan sample kasus pemilu 2009 di Indonesia. Semua siswa dibagi beberapa kelompok untuk merangkai puzle pemilu yang menggambarkan tahapan-tahapan pemilu.


2. Pembentukan Komite Pemilu (KPU) dan pembentukan partai calon peserta pemilu. Dari tiap kelompok yang dibentuk pada tahap pertama dipilih satu wakil untuk menjadi KPU. Tiap kelompok bermetamorfose menjadi partai calon peserta pemilu yang akan diseleksi administrasi oleh KPU.


3. Seleksi partai peserta pemilu. KPU membuat syarat partai yang lolos menjadi peserta pemilu yaitu memiliki struktur organisasi minimal pengurus harian (ketua, sekretaris, dan bendahara), memiliki nama dan logo, serta menentukan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung. Selain itu partai calon peserta pemilu juga harus melampirkan tanda tangan minimal 15 anggota partai yang bisa direkrut dari kelas I – IV. Dari 4 partai (Partai Wortel, Partai Pisang, Partai Semangka, dan Partai Pisang) akhirnya hanya 2 partai yang lolos dan ditetapkan sebagai peserta pemilu, yaitu; partai Wortel dan Partai Semangka.


4. Penetapan jadwal pemilu, dan nomor partai peserta pemilu. Pemilu kali ini fokus pada pemilihan presiden dan wakil presiden Osis SD Juara untuk periode 2012-2013. Dari 2 partai peserta pemilu ditetapkan calon nomor urut 1 pasangan calon presiden dan wakil presidennya (M. Zayyan Abdullah dan Nusaibah), nomor urut 2 (Nourma Rizky Yulianti dan Zakiyatul Farah). Setelah jadwal dan calon ditetapkan, KPU segera menempel publikasi pemilu ke tiap sudut sekolah.


5. Debat terbuka calon, dilaksanakan pada hari jumat, 30 Maret 2012 di ruang kelas I diikuti oleh semua siswa dan 2 orang panelis dari guru.


6. Pencontrengan calon dan penghitungan suara, dilaksanakan hari rabu, 4 April 2012 dan dihitung pada hari kamis, 5 April 2012 dengan hasil suara; 75 sura untuk nomor urut 1, 20 suara untuk calon 2, 1 suara rusak, dan 5 suara kosong. Selain diikuti semua siswa, para guru juga ikut menyumbangkan suaranya.


7. Pidato presiden dan penetapan presiden dan wakil presiden Osis SD Juara dilaksanakan pagi ini, senin 9 April 2012 di waktu upacara hari senin.


“Dengan pembelajaran politik sejak dini, kami berharap siswa sekolah juara mampu menjadi muslim negarawan yang siap menggantikan tampuk kepemimpinan Indonesia di masa mendatang”, demikian seperti dijelaskan guru bidang studi PKn kelas IV yang menginisiasi kegiatan tersebut.