Teatrikal PUNAKAWAN

Teatrikal Punakawan mensosialisasikan tata tertib sekolah

T A R H I B Ramadhan 1433 H

Aksi kegembiraan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1433 H

Bisnisday Ramadhan 1433 H

Jualan ta'jil. Hasil penjualan diberikan semua untuk membantu warga muslim Rohingya.

Teng Dung

Aksi membangunkan warga sekitar sekolah untuk segera bersiap makan sahur

Aksi Hari Anak Sedunia

Pembelajaran outdoor kelas V pelajaran PKn. Menyeru hentikan kekerasan terhadap anak

Sabtu, 30 Juni 2012

Semarak Juara 2012




Jumat, 22 Juni 2012. Semarak Juara 2012 adalah kegiatan akhirussanah SD Juara Semarang. Kegiatan yang berjalan dari pukul 07.00 hingga pukul 11.30 WIB itu diikuti oleh semua orangtua siswa dan beberapa tamu undangan.


Ada beberapa acara yang mengisi Semarak Juara kali ini. Diantaranya, Uji Publik Hafalan Juz ‘Amma yang dilakukan oleh 9 siswa yang telah lulus hafalan juz ‘amma-nya. Mereka adalah; Asep Deky Ardinata (kelas4), M. Alfian Fathan (kelas4), M. Zayyan Abdillah (kelas 4), Jundi Assahid (kelas 4), Nusaibah (kelas 4), Difa Fathan Adzima (kelas 3), Rosyad Kodlir (kelas 2), Kesya Regita Sulaksono (kelas 2), dan Zakiyah (kelas2). Uji publik hafalan menjadi acara pembuka semarak juara.



Acara berikutnya yang seru yaitu performance kelas. Tiap kelas menampilkan hiburan dengan durasi 15 menit. Penampilan diawali dari kelas 4 yang menampilkan gerak tari dan lagu lir ilir. Gerak tari ini di koreografi sendiri oleh siswa didampingi guru ekskull nasyid. Disusul penampilan kelas 1 yaitu opera dengan judul ‘semua bisa juara’. Opera menyampaikan pesan bahwa setiap anak bisa menjadi juara dengan berbagai kemampuannya. Performance kelas 3 dan 2 dilaksanakan setelah acara berikutnya yaitu talkshow parenting school.


Talkshow dengan tema ‘bersama membangun kemandirian umat’ diisi oleh ustadz Rich Moslem. Ustadz yang bernama asli Anif Sarsaeba itu mengaku terharu melihat kemampuan siswa yang berasal dari kalangan tidak mampu dalam melakukan performance. Adik kang Abik ini teringat masa kecilnya yang bernasib mirip dengan siswa SD Juara. Yaitu kondisi keluarganya miskin. Tapi sejak kecil orangtua beliau menanamkan mental kita boleh saja miskin tapi harus bermental kaya dan juara. Sehingga beliau berhasil berprestasi dalam proses pendidikannya dari sejak jenjang SD hingga perguruan tinggi. Dan kini beliau sudah menjadi seorang pengusaha sukses di usianya yang masih relatif muda. Para orangtua terpana dan tertegun mendengarkan paparan ustadz Rich itu. Salah seorang ada yang berkomentar, “ustadznya mantab sekali pak... saya jadi lebih semangat untuk bekerja”. 



Setelah talkshow dan performance kelas 3 dan 2 yang menampilkan pantomim tibalah acara yang ditunggu-tunggu yaitu pembagian raport dan reward siswa. Berurutan siswa dan orangtua dipanggil untuk naik di panggung menerima raport dan reward. Reward siswa kali ini berupa pin dengan inisial sesuai kemampuan yang dimiliki siswa contohnya siswa yang memiliki potensi kepemimpinan mendapat pin leadership. Pin tersebut didesain bisa dikalungkan seperti medali kejuaraan lomba.





Menjadi acara pamungkas di Semarak Juara kali ini adalah pemberian reward kepada orangtua yang paling aktif mengikuti kegiatan sekolah baik parenting school maupun taklim rutin pekanan kepada 8 orangtua dan penyerahan beasiswa juara kepada 24 siswa. 


Sebelum ditutup PKS Kurikulum menyampaikan agenda liburan sekolah dan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru yaitu tanggal 11 Juli 2012.

Kamis, 21 Juni 2012

COMING SOON.........


Event akhir tahun ajaran 2011-2012 SD Juara Semarang pada hari Jumat, 22 Juni 2012.Mempersembahkan:
1. Uji publik hafalan juz 'amma
2. Performance Kelas
3. Talk Show bersama Ust. Rich dengan tema "Bersama membangun kemandirian umat"
4. Pembagian raport dan reward siswa
5. Pembagian reward orangtua
6. Pembagian Beasiswa Juara

M A R I   S U K S E S K A N ! !! !



Jumat, 15 Juni 2012

11 siswa bersiap uji publik juz 30



Salah satu jaminan kelulusan sekolah juara adalah semua siswa telah hafal minimal 1 juz alqur’an. Target ini benar-benar menjadi perhatian serius SD Juara Semarang. Setiap pagi setelah pembiasaan sholat dhuha sekolah menfasilitasi siswa menambah dan mengulang hafalannya dengan didampingi satu guru untuk maksimal 15 siswa.


Alhamdulillah, kesungguhan itu membuahkan hasil. Dua tahun program menghafal dijalankan sudah ada 11 siswa yang memenuhi kriteria kelulusan sekolah juara yaitu hafal 1 juz alqur’an. Mereka akan melakukan uji publik di acara Semarak Juara pekan depan. Semarak Juara adalah kegiatan akhirussanah yang dikemas dengan berbagai acara; uji publik hafalan siswa, kids performance, talkshow parenting, pembagian raport dan berbagai reward untuk siswa dan orangtua.
Semoga 11 siswa ini menjadi penyemangat dan pemantik siswa lain untuk berlomba-lomba menambah dan menjaga hafalan alqur’an sehingga makin banyak hufadzul qur’an yang dilahirkan oleh Sekolah Juara.

Kamis, 14 Juni 2012

Mimpi perpustakaan juara



Ada pemandangan yang mengharukan di kantor guru SD Juara Semarang waktu pagi hari sebelum masuk dan di waktu-waktu jam istirahat. Yaitu antusiasme siswa dalam membaca buku koleksi perpustakaan yang apa adanya. Buku yang tidak seberapa dengan ruang yang belum ada. 


Untuk menyimpan koleksi bukunya, sekolah baru bisa menyediakan satu lemari khusus itupun belum bisa penuh oleh buku. Dan siswa harus bergantian dengan tamu untuk bisa membaca di sofa kantor guru karena memang belum ada ruangan khusus perpustakaan.


Sekolah sudah pernah membroadcast program sedekah buku layak baca di situs ini www.sekolahjuarasemarang.blogspot.com dan di share juga di jejaring sosial facebook pun juga belum banyak yang interest. Hingga kini target 500 koleksi buku dengan memakai rumus 1 siswa 5 buku baru tercapai 50 % nya.


Untuk ruang khusus sebenarnya sangat mungkin diadakan karena ada space kosong di lantai dua bangunan sekolah yang belum dibangun. Tapi lagi-lagi kendala dana belum bisa mewujudkan mimpi memiliki ruang khusus perpustakaan yang representative. Yaahhh... semoga dengan posting ini ada yang interest membantu mewujudkan mimpi ini.  Alamat SD Juara Semarang: Jl. Singa Utara No. 67 Kalicari Pedurungan. Telp. 0246708707 atau HP. 08156589613 (Pa Jek).

Siswa juara belajar menyeru kebaikan



Hampir setahun terakhir ini ada pembiasaan yang diterapkan sekolah setiap selesai sholat duhur berjama’ah. Yaitu pembiasaan pembacaan shiroh nabi dan sahabat oleh siswa putra kelas III dan kelas IV. Meski pekan ini mereka sedang Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) namun pembiasaan tersebut tetap dilaksanakan sehingga siswa dipulangkan setelah duhur.


Awalnya sekolah memprogramkan siswa menyampaikan kultum seperti tausyiah atau khotbah-khotbah para kiayi atau ustadz. Namun karena keterbatasan siswa dalam materi dan pengalaman akhirnya untuk sementara sekolah menurunkan target dari menyampaikan kultum menjadi membacakan shiroh.
Sekolah sangat memahami untuk menanamkan kebiasaan baik dibutuhkan tahapan yang butuh waktu lama. Siswa butuh waktu agak lama untuk belajar sedangkan sekolah diuji untuk bersabar mengikuti pola perkembangan siswa tersebut. Sehingga sebenarnya antara siswa dan sekolah (guru dan manajemen) sama-sama sedang belajar.


Walaupun bertahap seperti dijelaskan diatas yang penting niat dan tujuan tetap terjaga yaitu membiasakan siswa dan seluruh warga sekolah untuk biasa menyeru orang lain berbuat kebaikan atau istilah qur’an nya semua orang bisa saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Semoga dengan begitu kita menjadi golongan orang-orang yang beruntung baik di dunia maupun akherat. Aminn.

Senin, 11 Juni 2012

Taklim ibu juara

Alhamdulillah tidak terasa sudah lebih dari satu tahun pengajian ibu-ibu orangtua siswa juara diadakan. Kegiatan yang dilaksanakan setiap jumat pagi walaupun belum semua ibu mengikuti namun sudah ada perubahan pada beberapa ibu-ibu. Seperti yang semula belum berkerudung ketika di rumah kini beberapa ibu yang rajin ikut pengajian mulai sadar untuk berkerudung.


Selain kemanfaatan yang bersifat pribadi, pengajian rutin tiap pekan tersebut juga membawa manfaat secara kolektif. Yaitu hubungan antar ibu jadi semakin akrab. Tidak jarang mereka saling kunjung mengunjungi di rumah mereka terutama ketika ada yang sakit ataupun melahirkan. Mereka seperti menemukan saudara baru di keluarga besar SD Juara Semarang. Semoga hal ini bisa istiqamah hingga anak-anak mereka lulus dari sekolah juara. Amin.

Selasa, 05 Juni 2012

Dicari....



Orientasi orangtua juara



Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2012-2013, ahad 3 Juni 2012 kemarin SD Juara Semarang mengadakan orientasi orangtua siswa. Semua orangtua, termasuk siswa baru diundang. Alhamdulillah hampir 100% orangtua hadir.


Kegiatan yang menggunakan jadwal parenting school tersebut terdiri dari dua sesi. Pertama, paradigma sekolah juara dan perjanjian kontrak kerjasama disampaikan oleh Kepala Sekolah, bapak Joko Kristiyanto, dan kedua, tata tertib siswa oleh PKS Kesiswaan, bapak Yasin.


Dalam penyampaiannya bapak kepala sekolah kembali menegaskan konsep pendidikan yang diusung oleh sekolah juara yang mengadopsi sistem Multiple Intellegences. Sedangkan pak Yasin menegaskan tentang beberapa perilaku siswa yang selama ini masih belum sesuai tata tertib, diantaranya; uang saku yang lebih dari plafond, pemakaian seragam yang kurang sesuai, dan keterlambatan maupun ketidakhadiran siswa yang masih banyak.



Dalam kesempatan kegiatan tersebut, siswa yang ikut hadir bersama orangtua di kumpulkan dan diajak bermain bersama guru yang sudah disiapkan.

Siswa juara ajak hentikan kekerasan pada anak

Link terkait berita ini:
http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/16140/-iwak-peyek-melawan-kekerasan-pada-anak
http://kabar17.com/2012/06/peringati-hari-anak-internasional-pelajar-sd-tolak-perilaku-kekerasan/



Jum’at penuh berkah, 01 juni 2012 kemarin 21 siswa kelas IV SD Juara Semarang melakukan aksi simpatik di perempatan depan Polda Jateng. Aksi ini dilaksanakan dalam rangka peringatan hari anak internasional dengan tujuan untuk mengajak masyarakat khususnya para orangtua untuk lebih peduli kepada anak dan meninggalkan cara-cara kekerasan dalam mendidik anak.



Aksi siswa tersebut sangat menarik untuk dikaji. Kenapa? Karena aksi ini merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) bab terakhir yang membahas tentang perkembangan budaya negatif di Indonesia dan berbagai upaya mengatasi dampak negatifnya.


Aksi tersebut menunjukkan bahwa Aksi simpatik atau demonstrasi ternyata bisa menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran. Siswa tidak hanya menghafal sebuah teori tentang budaya tetapi mempraktekkan langsung suatu bentuk upaya mengatasi dampak negatif dari sebuah budaya. Dengan begitu kemungkinan besar pengalaman tersebut akan kuat melekat di long term memory siswa yang sangat dibutuhkan di kehidupan mereka mendatang.


Aksi yang berjalan hanya sejam tersebut diisi dengan berbagai performance siswa; orasi oleh Presiden Osis M. Zayyan Abdillah yang menjadi event organizer aksi, pembacaan puisi keprihatinan, aksi teatrikal yang menggambarkan kekerasan orangtua terhadap anak, dan pembagian bunga dan brosur surat cinta untuk orangtua yang berisi seruan dan ajakan untuk lebih sayang anak dan menghentikan tindak kekerasan. Seluruh perlengkapan aksi dan berbagai performance disiapkan di tatap muka PKn di pekan sebelumnya.


Berbagai media meliput aksi tersebut, diantaranya; kompas, radar semarang, harian semarang, wawasan, detik, TA TV, TVB, Semarang-TV, berita satu, dan idola FM.

Ayo Guru Indonesia kreatiflah dalam menfasilitasi pembelajaran....