Teatrikal PUNAKAWAN

Teatrikal Punakawan mensosialisasikan tata tertib sekolah

T A R H I B Ramadhan 1433 H

Aksi kegembiraan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1433 H

Bisnisday Ramadhan 1433 H

Jualan ta'jil. Hasil penjualan diberikan semua untuk membantu warga muslim Rohingya.

Teng Dung

Aksi membangunkan warga sekitar sekolah untuk segera bersiap makan sahur

Aksi Hari Anak Sedunia

Pembelajaran outdoor kelas V pelajaran PKn. Menyeru hentikan kekerasan terhadap anak

Selasa, 20 November 2012

Siswa Juara "Dimakan" Dinosaurus



Ditulis oleh Tri Wahyudi, guru kelas IV.
 
Siswa kelas I sampai kelas V SD Juara Semarang melaksnakan kegiatan Field trip ke Ngrembel Asri, Gunungpati, Semarang, memperkenalkan kepada siswa-siswi, berinteraksi dengan berbagai hewan, tumbuhan, serta sekaligus rekreasi.



Dengan didampingi guru serta mendapatkan pengarahan saat pembelajaran, siswa mendapatkan gambaran tempat seperti apa yang akan dikunjungi, dengan demikian siswa-siwa mendapatkan gambaran dan berimajinasi. Sesampainya di lokasi siswa mendapatkan rute yang akan disambangi di damping guru, dengan lembar kerja yang telah disusun guru, siswa aktif untuk mulai mengeksplorasi tempat yang disambangi.




Siswa-siswi juga diberikan kesempatan untuk mengekspresikan apa yang telah dieksplorasi. Monyet, kuda, ular, kelinci, berbagai ikan, rusa, landak, marmot, dengan berayun, berlari dipapan titian, jembatan tali, meluncur diudara, flying fox, menelusuri lorong, berenang, menyelam. Ditaman dino yang disuasanakan hewan-hewan purba, anak-anakpun berimajinasi layaknya dikelilingi hewan purba yang siap menerkam.





Field trip kali ini merupakan pesiar (ekskursi) yang digunakan oleh para peserta didik untuk melengkapi pengalaman belajar tertentu dan merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah. Dengan field trip sebagai metode belajar mengajar anak didik dibawah bimbingan guru mengunjungi tempat-tempat tertentu dengan maksud untuk belajar. Hal ini sangat sesuai untuk meningkatkan pembelajaran menulis deskripsi karena dengan mendekatkan objek belajar dengan siswa akan lebih memudahkan siswa untuk menuangkan ide-ide kedalam tulisan, gambar, serta dapat langsung berinteraksi dengan obyek yang dipelajari.




Dengan melaksanakan field trip diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari objek yang dilihatnya, dapat turut menghayati tugas pekerjaan milik seseorang serta dapat bertanggung jawab. Mungkin dengan jalan demikian mereka mampu memecahkan persoalan yang dihadapi dalam pembelajaran. Selain itu dengan metode ini akan membuat siswa lebih nyaman dan senang ketika pembelajaran berlangsung dan dapat melatih siswa untuk menggunakan waktu secara efektif. Serta untuk memenuhi kebutuhan para peserta didik dalam pengembangan diri untuk menjadi pribadi yang mandiri dan cerdas.
Alhamdulillah lancar dan anak-anak serta guru senang.

Selasa, 13 November 2012

Peringati Hari Pahlawan, siswa SD JUARA sambangi pejuang 45


Kamis, 8 november 2012. Dalam rangka memperingati hari pahlawan, kemarin 25 siswa SD Juara Semarang mengunjungi museum mandala bhakti. Disana mereka bertemu dengan Eyang Soedijono salah satu pejuang yang ikut berjuang dalam pertempuran lima hari Semarang.


Satu persatu anak-anak menyalami Eyang Soedijono. Mereka sangat antusias untuk mengenal lebih dekat sosok pejuang yang berusia 88 tahun tersebut. Banyak pertanyaan yang dilontarkan siswa dalam pertemuan yang singkat itu dikarenakan eyang Soedijono terikat jadwal ngantor di Gedung Juang.

“Kami mewakili generasi muda dan pelajar Indonesia mengucapkan banyak terima kasih kepada eyang yang telah turut berjuang untuk kemerdekaan bangsa dan membela tanah air”, ujar Oktavia salah satu siswa yang ikut.


“Eyang juga berterima kasih atas perhatian dan hadiah yang diberikan, mengingatkan apa yang pernah eyang alami ketika ikut bertempur selama lima hari disini”, timpal eyang Soedijono ketua paguyuban veteran pejuang pertempuran lima hari Semarang.

Berikutnya bergantian siswa melontarkan pertanyaan seputar perjuangan kemerdekaan dan pertempuran lima hari Semarang. Dengan semangat eyang Soedijono menjelaskan dan menerangkan bagaimana situasi dan kondisi ketika perang.


Sebagai bentuk terima kasih kepada pejuang siswa SD Juara mempersembahkan sebuah lukisan tugu muda dan karikatur para pejuang yang dilukis oleh Muhammad Jerry Pratama, siswa kelas III.

Setelah puas mendengar cerita dan penjelasan eyang Soedijono siswa kembali ke sekolah lagi untuk melanjutkan perjuangan mereka yaitu giat dan tekun belajar.

Rabu, 07 November 2012

Tawuran Budaya vs budaya tawuran



“Hari gini masih suka tawuran? Kuno ahhh. Mending energinya untuk membuat sesuatu yang berguna. Ya khan!” demikianlah celoteh beberapa siswa kelas V membuka aksi Tawuran budaya di depan taman makam pahlawan Semarang, senin pekan lalu.


Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda mereka mengajak semua pelajar dan masyarakat Semarang untuk mengakhiri budaya tawuran. Dan mereka memberikan alternatif pengganti kegiatan yaitu TAWURAN BUDAYA.

TAWURAN BUDAYA adalah istilah lain untuk pagelaran kolosal sebuah ekspresi seni. Kali ini mereka menampilkan seni tari, yaitu tari Saman Aceh dan tari Papua yang dikombinasikan dengan tari gangnam style yang sedang populer saat ini.



Keluarga Punakawan sepenuhnya mengatur jalannya pagelaran ini.

Aksi ini berawal dari keprihatinan siswa terhadap kasus tawuran yang beberapa hari ini marak dilakukan oleh para pelajar.

Jika dulu para pemuda melakukan sumpah pemuda karena ada masalah penjajahan maka masalah bangsa ini sekarang adalah tawuran. Jadi seluruh pelajar Indonesia harus bersatu padu untuk menghentikan dan menghapuskan tawuran dari bumi Indonesia. Lets stop tawuran right now!!!



http://jogja.tribunnews.com/2012/10/29/20-anak-sd-semarang-gelar-aksi-anti-tawuran/




Senin, 05 November 2012

Siswa SD Juara Produksi Roket air



Ditulis oleh Nuryasin Muhammad Ngalim (PKS Kesiswaan)
 

Balonku ada lima rupa-rupa warnanya, hijau kuning kelabu merah muda dan biru, meletus balon hijau der hatiku sangat kacau, nyanyian tersebut dulu sering didengar dan dinyanyikan siswa sd atau tk, tapi sekarang ada yang lain nyanyian dari siswa SD Juara Semarang “Roketku ada lima rupa-rupa warnanya, hijau kuning kelabu merah muda dan biru, meluncur roket hijau jos hatiku sangat senang”.



Di semester 1 tahun ajaran 2012 / 2013 ini di SD Juara Semarang ada perubahan jenis ekstrakurikuler yang diadakan, yaitu ada nasyid, melukis, handycraft, futsal, jurnalis, drama, mipatek, pramuka (wajib untuk kelas atas) dan pencak silat.



Ekstrakurikuler yang banyak peminatnya adalah Mipatek dan Pencak Silat, Mipatek (Matematika, IPA, dan Teknologi) dilaksanakan tiap hari kamis yang dibimbing oleh Pak Edi, saat ini sudah beberapa kali membuat beberapa produk, diantaranya : obat nyamuk dari bumbu sayuran, es krim, roket air, aliran listrik dari sayuran dan lain-lain.



Ekstra Mipatek yang diikuti 35 peserta dilaksanakan tiap hari kamis, siswa sangat antusias untuk mengikutinya, hal ini disampaikan oleh pembimbing dan orang tua walimurid, orang tua wali murid menyampaikan bahwa siswa sering di rumah mempraktekkan ilmu yang diajari di sekolah.



Kamis, 01 November 2012

Semarak Manasik Haji dan Qurban



Ditulis oleh Nuryasin Muhammad Ngalim (PKS Kesiswaan)

Senin selasa rabu kamis jum’at sabtu minggu itu nama-nama hari, demikian siswa-siswa SD Juara Semarang menghitung-hitung hari menantikan pelaksanaan moment spesial yaitu manasik haji dan Qurban.
Hampir setiap hari baik siswa maupun wali murid menanyakan kapan pelaksanaan manasik haji dilaksanakan, bahkan ada walimurid yang menanyakan 2 bulan sebelumnya. “kapan pak latihan haji untuk anak saya dilaksanakan”tanya ibunya Muhammad Riyan Hidayat siswa kelas 3 yang sudah yatim sejak kecil.









Saat yang dinantikan akhirnya datang juga, kamis 25 Oktober 2012 di SD Juara Semarang dilaksanakan manasik haji di halaman sekolah, siswa –siswa sangat antusias melaksanakan ritual haji sambil mulut komat-kamit mengucap “labbaikkallahumma labbaik,labbaikala syarikalaka labbaik, innal hamda wanni’mata, laka wal mulk, la syarikalak”, dari wukuf di arofah, kemudian mengambil kerikil di muzdalifah, melempar jumrah di ula wustha aqobah kemudian thawaf di kakbah kemudian sa’i antara shafa dan marwa, kemudian ke zam-zam, dan diakhiri dengan tahalul.





Setelah acara manasik haji usai, siswa dihibur teatrikal kisah nabi Ibrahim dan nabi Ismail, yang diperankan oleh Pak Zen, Pak Yasin, Bu Dewi, dan 2 siswa (Dhiya dan Fatih), didalangi Pak Drajat. Siswa-siswa sangat antusias melihat teatrikal tersebut.




Masih di hari yang sama, di sore hari kita melaksanakan buka bersama di SD Juara Semarang untuk siswa kelas 4 dan 5 dan wali murid yang berpuasa arafah. Acara buka bersama diisi hafalan, al ma’tsurat kemudian diisi tausiyah oleh Bu Guru “Roichatul Jannah sering dipanggil Bu Icha”.




Setelah liburan idul Adha, di SD Juara Semarang melaksanakan penyembelihan 2 kambing di halaman sekolah pada hari senin tanggal 29 Oktober 2012, siangnya Guru, siswa, dan beberapa walimurid yang ikut masak menikmati sate, gulai, dan tongseng, Alhamdulillah nikmatnya.